![]() |
| harinugroho96.blogspot.com |
Kesulitan dalam belajar matematika
bukan disebabkan oleh sulitnya materi pelajaran, melainkan karena cara
pengajaran yang tidak mudah dimengerti atau tidak sesuai dengan karakter cara
belajar si anak. Dengan menggunakan teknik belajar yang tepat, maka pelajaran
matematika akan menjadi lebih mudah dan menyenangkan untuk dipelajari.
Dewasa ini terdapat banyak lembaga
yang mengajarkan matematika dengan cara yang unik dan menarik yang dapat
memperbaiki kemampuan anak-anak dalam belajar matematika. Lembaga-lembaga ini
memiliki teknik yang berbeda-beda untuk membuat pelajaran matematika lebih
mudah untuk dikuasai.
Berikut ini 2 teknik atau metode
belajar matematika yang membuat matematika menjadi mudah untuk dipelajari:
1. Metode Kumon
Kumon adalah metode pengajaran yang
dikembangkan pertama kali oleh seorang guru matematika asal Jepang bernama Toru
Kumon. Level awal untuk setiap anak tidak ditentukan berdasarkan tingkatan
kelas atau usia, melainkan mulai dari level yang dapat ia kerjakan sendiri
dengan mudah tanpa ada kesalahan.
Dalam kursus yang biasanya
berlangsung seminggu 2 kali ini, anak akan diberi lembar kerja yang harus
dikerjakan setiap hari di rumah. Dengan demikian, orang tua pun memegang
peranan penting untuk mengawasi cara belajar anak di rumah.
Tak perlu takut anak akan menemukan
soal-soal yang tidak dipahami dalam lembar kerja. Lembar kerjanya sendiri telah
didesain sesuai dengan level anak, sehingga ia dapat memahami sendiri bagaimana
menyelesaikan soal-soal tersebut. Selain itu, lembar kerja juga disusun secara
sistematis, cermat, dan small steps (perbedaan antar topik bahasan tidak
terlalu besar) yang dapat membantu membentuk kemampuan dasar matematika yang
baik pada anak, sehingga memungkinkan anak mengerjakan level yang lebih tinggi
tanpa kesulitan yang berarti.
2. Metode Gasing
Metode gasing (gampang, asyik, dan
menyenangkan) diciptakan oleh Prof. Yohanes Surya, yang dikenal sebagai seorang
pakar yang telah membimbing para siswa terbaik Indonesia untuk menjuarai
Olimpiade matematika dan sains di tingkat dunia.
Lewat metode ini siapapun juga dapat
belajar dan mengerti matematika. Dalam metode ini para peserta diminta untuk
memahami konsep matematika sebelum mengerjakan soal latihan yang cukup banyak.
Topik yang dipelajari untuk
menguasai pelajaran SD (kelas 1-6) adalah:
·
Penjumlahan
·
Perkalian
·
Pengurangan
·
Pembagian
·
Bilangan
negatif
·
Aplikasi 1
·
Pecahan
·
Desimal
·
Aplikasi 2
·
Geometri
(termasuk keliling, luas, skala dan sistem koordinat)
·
Tiap hari
siswa belajar 4 jam (lewat program ekstra kurikuler ataupun lewat program
khusus). Dalam waktu 4-6 bulan siswa akan mampu menguasai bahan kelas 1 sampai
kelas 6.
Yang membedakan pembelajaran ini
dengan pembelajaran matematika yang lain adalah:
·
Cara siswa
belajar penjumlahan yang hasilnya dibawah 20. Banyak siswa kesulitan
menjumlahkan 8 + 9 = , 6 + 7 =, dsb
·
Penjumlahan
dengan cara mencongak, baik penjumlahan 2 digit, 3 digit ataupun berapa digit
pun
·
Cara
menghafal perkalian 1 sampai 10
·
Perkalian
dengan cara mencongak untuk 2 digit x 1 digit, 2 digit x 2 digit
·
Pembagian
dan pengurangan dengan cara mencongak
·
Pemanfaatan
bilangan dengan negatif dalam berbagai aplikasi penjumlahan, perkalian,
pembagian dan pengurangan.
·
Pecahan dan
desimal dengan cara mencongak.
dDemikian artikel 2 Metode Ampuh Membuat Matematika Menjadi Mudah. Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar